Selamat Datang di Blog Pendekar Harum Indonesia - Blog ini diciptakan sebagai bagian dari banyak blog-blog yang lahir sebagai source fans serial laga kenangan era 90-an "Pendekar Harum versi Adam Cheng 1995 di RCTI".

Dan kini salah satu hal yang paling banyak dicari oleh fans serial Pendekar Harum versi Adam Cheng 1995 se-Indonesia, adalah 2 (dua) buah lagu yaitu Opening dan Ending Sound dari serial tersebut, dalam versi Indonesia telah ditemukan, sehingga total rentang waktu yang ada dapat dikalkulasikan sebanyak 11 tahun, sehingga lagu versi indonesia ini sendiri menjadi sangat istimewa bagi para fans serial "Pendekar Harum 1995 versi Adam Cheng".

Akhir kata, Selamat Bernostalgia ^^ Dan mohon maaf apabila terdapat kekurangan (kualitas audio dari opening dan ending version indonesia yang ada), karena pada masa tahun tersebut, sedikit sekali orang yang berinisiatif merekamnya dengan teknik recording yang bagus dan berkualitas, sehingga diharapkan kelak ada yang bisa meng-aransemen ulang tanpa merubah keaslian dan lirik khas dari lagu versi indonesia tersebut.

Salam Hangat ^^

Wednesday, August 17, 2011

Pendekar Harum - Ending Sound (Lyric) - Versi Indonesia

Kala fajar dan senja
Cinta datang ku kehilangan arah
Lupakan semua kenangan
Dan cumbuan yang pernah terjadi

Saat cinta membawa aku pun acuh
Kau larang ku bertanya juga jatuh cinta
Ku tak harapkan slalu engkau mengerti
Dan tak dambakan keabadian.

Kau tidak ingin aku terikat
Dan tak ingin aku pun kecewa
Aku tidak mengharapkan banyak
Tak ingin mengikat mu selamanya

Asmara cinta kita tlah usai
Pertanda cinta tlah berakhir
Percintaan berlalu biarkan ku sendiri
Kehilangan gairah bahkan menambah duka

Kau tak mendengar juga tak bertanya
Tinggal air mata dan sesal
Hanya percintaan yang ku tunggu
Hati yang luka untukmu tercinta

Pendekar Harum - Opening Sound (Lyric) - Versi Indonesia

Sudah takdir berebut dengannya
Sudah takdir harus bersandiwara
Gerbang kemenangan milik siapa
Kugagal lepas belenggu diri

Berapa nilai dari kasih dan cinta?
Kasih dan cinta hanyalah nafsu belaka
Berapa nilai duka dan benci?
Duka dan benci hanyalah keluhan manusia

Bumi dan langit begitu luas
Dimanakah kenangan tempatku
Ombak besar dari Selatan dan Utara
Tidak pernah kutakuti

Bumi dan langit begitu luas
Apa yang ditakdirkan oleh-Nya
Nama yang harum membuat kita
Ternama di dunia ini selamanya